kRisis gLobaL di Am3rika seRikaT !!!

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

KABAR gembira buat orang-orang kaya Indonesia yang gemar berbelanja di luar negeri, segeralah ke Amerika Serikat karena supermarket dan butik-butik pakaian di negeri itu sedang membanting harga guna menyiasati turunnya daya beli konsumen akibat tekanan krisis keuangan.

Laksana krisis moneter yang meluluhlantakan Asia Tenggara pada 1997, krisis keuangan global sudah sampai kepada kehidupan sehari-hari keluarga-keluarga di Amerika Serikat, salah satunya bisnis pakaian dan kebutuhan hidup warga di Negara Paman Sam itu.

Bagaimana tidak, setiap hari krisis keuangan makin buruk setiap kali itu pula tekanan semakin besar terhadap industri ritel Amerika Serikat.

“Waktu rasanya berjalan sangat cepat,” tulis wartawati Washington Post, Ylan Mui dan Kendra Marr dalam The Post edisi 9 Oktober.

Kemarin saja (Rabu waktu AS), tatkala jam menjelang masa liburan akhir tahun makin kencang berdentang, para pengelola pasar swalayan dan butik-butik pakaian dilaporkan tertekan volume penjualannya.

Target, salah satu operator swalayan AS mengaku, para pembelinya memiliki kartu kredit yang rata-rata “over” kredit.

Di sisi lain, lalu lintas pengiriman barang turun drastis akibat kekhawatiran tidak laku sehingga tak bisa dilunasi para pengelola toko.

Bob Carbonell, kepala bagian kredit pada Bernard Sands, sebuah lembaga pemeringkat retail dan jasa pembiayaan di AS menilai, semua orang di AS tak pernah menyangka skala dampak krisis ekonomi sekarang demikian besar sehingga tak ada yang berani memprediksi kapan petaka ini berakhir.

Bob melihat, orang-orang AS yang biasanya konsumtif tiba-tiba pelit berbelanja dan lebih suka menyimpan hartanya dalam rumah.

“Jika rumahtangga-rumahtangga Amerika menyimpan uangnya di bawah bantal, maka bangsa ini sungguh dalam kesulitan besar,” kata Bob.

Para pengelola pasar swalayan dan butik pakaian di AS tengah berjuang keras untuk meraih untung di masa liburan yang biasanya mengambil 20 persen dari seluruh volume penjualan tahunan toko-toko pakaian di AS.

Bayangkan saja, pada tiga bulan terakhir, belanja konsumen diperkirakan turun hingga ke posisi terendah sejak resesi 1991.

Berita-berita menakutkan sepanjang September mulai dari bangkrutnya Lehman Brothers dan jatuh bebasnya pasar keuangan akibat paket stimulus 700 miliar dolar AS yang gagal menstimulasi pasar, telah menghajar para pengusaha waralaba AS sekaligus menggerus kepercayaan konsumen.

Pada hari ketika DPR menolak proposal “bailout” Presiden Bush, kunjungan ke pusat-pusat perbelanjaan di AS langsung turun 12 persen, demikian riset ShopperTrak.

Keluarga-keluarga AS dipaksa untuk mati-matian berhemat, seperti dilakukan pasangan Scott dan Elaine Bourdeau yang merasakan perubahan kerasnya kehidupan mereka setelah krisis keuangan menerjang negara mereka.

Pasangan yang tinggal di Herndon ini semula berencana berlibur di Italia untuk memeringati ulang tahun pernikahannya yang kesepuluh, namun membatalkannya dengan hanya pergi ke Teluk San Francisco.

Pasangan ini juga membatalkan rencana merenovasi kamar mandi rumah mereka dengan fokus pada hal-hal paling penting seperti kebutuhan pakaian kedua anak perempuannya.

Mereka bahkan harus mengurangi belanja untuk liburan Natal mendatang. “Satu bingkisan (Natal) untuk setiap anak.”

Situasi serupa terjadi di seluruh penjuru negeri dan kalau pun ada yang diuntungkan, maka pastilah itu para pengusaha retail berharga obral kendati keuntungannya tetap di bawah prediksi Wall Street.

Wal-Mart dilaporkan mencatat volume penjualan hampir sama dengan tahun lalu, Sam’s Club tumbuh 2,8 persen pada September dibanding periode sama tahun lalu, sedangkan Costco berkembang hingga 9 persen.

Sebaliknya, volume penjualan pasar-pasar swalayan dari Kohl’s sampai Nordstrom juga tertekan tajam setidaknya selama setahun terakhir ini, sedangkan waralaba produk kesehatan mencatat volume penjualan yang sama dengan tahun lalu. Dillard’s, JCPenney dan Saks bahkan tenggelam hingga dua digit.

Gambaran kelam ini telah membuat kecut dunia waralaba dalam menghadapi libur akhir tahun ini.

Penjualan mereka memang ditargetkan turun 3 persen, sebagian karena banyaknya tagihan kartu kredit yang tak terlunasi, namun capaian laba kuartalan mereka menjadi jauh lebih rendah dibanding prediksi sebelumnya sehingga banyak diantara mereka menurunkan target kinerjanya.

“Kekhawatirannya sudah akut, sedangkan ketidakmenentuannya lebih tinggi lagi,” kata Gene Tyndall, wakil presiden eksekutif pada Tompkins Associates, sebuah perusahaan konsultan pensuplai barang ritel.

Sementara itu, seorang warga bernama Domonique Blaine (23), terpaksa berbelanja lebih konservatif dengan mencari produk obral sembari tetap memperhatikan merek.

Sebenarnya dia mengincar jas berbahan wol seharga 250 dolar AS, namun keinginan itu terpaksa dipendamnya.

“Setahun lalu, saya tinggal ambil saja jas itu,” kata lajang yang kini punya motto, “Berhematlah dan korbankan keinginanmu.” Di lingkup lebih besar, para pengusaha retail dipaksa berpikir ekstra keras.

Mereka harus berhati-hati memesan barang karena kalau terlanjur memesan dalam jumlah banyak maka mereka harus bisa memastikan pembelinya ada, padahal daya beli warga AS kini sedang jatuh. Akibatnya, kebanyakan dari mereka menunda pembelian stok baru.

Matt Rubel, kepala eksekutif Payless ShoeSource menyatakan, perusahaannya telah memutuskan untuk menurunkan stok barangnya di bawah volume tahun lalu.

“Kami mencoba berhati-hati dalam mendatangkan barang dan memastikan tidak kelebihan membeli barang (overbuy) karena kami tak ingin barang terbuang percuma,” kata Matt.

Seirama dengan Matt, kepala eksekutif JCPenney Myron Ullman III menyatakan, perusahaannya mengontrol ketat stok barangnya sampai bulan-bulan terakhir tahun ini.

Langkah lebih drastis dilakukan Costco yang memutuskan memangkas kapasitas gudangnya hingga rata-rata 150 ribu dolar AS dalam kuartal ini, sedangkan Macy’s mengurangi stok barangnya hingga 3,7 persen dibanding priode sama tahun lalu.

Sejumlah pengusaha ritel malah bertindak lebih jauh dengan berancang-ancang untuk memberi diskon lebih cepat dari masa yang seharusnya.

“Semua orang mulai berbicara untuk memberi diskon lebih awal,” Doug Hart, seorang dealer untuk BDO Seidman.

Perusahaan-perusahaan ritel AS benar-benar ditimpa banyak kesulitan, tidak hanya oleh sulitnya perusahaan membeli stok barang karena rusaknya pasar kredit namun juga karena kesulitan mendapatkan pembeli.

Para penyedia barang tidak mau lagi menerima pembayaran lewat kredit, semuanya menuntut tunai.

Sebuah riset terbaru untuk BDO Seidman menunjukkan, 41 persen akses perusahaan ritel ke kredit perbankan diperketat, bahkan raksasa ritel terbesar AS, Wal-Mart, terpaksa membeli barang secara tunai ketimbang kredit karena pasar surat berharga di AS memang sedang bergejolak.

Perusahaan pembiayaan seperti Bernard Sands yang biasa menjembatani pabrik dan perusahaan ritel telah menolak menjamin kredit ritel karena takut perusahaan ritel tidak mampu membayar.

Bahkan kalau pun barang-barang ritel itu bisa dibeli lewat sistem kredit, perusahaan ritel masih dihadapkan pada kesulitan lain, yaitu rendahnya daya beli konsumen.

“Kepercayaan konsumen lagi kritis. Kebebasan untuk berbelanjalah yang sekarang dalam bahaya,” kata Tyndall.

Padahal, sekedar catatan, arus konsumsilah yang selama ini menggerakan perekonomian AS.

KapiTalisme di Am3rika sudah berakHir??

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

SEBELUM DPR Amerika Serikat menyetujui dana talangan (bail out) sebesar 700 miliar dollar AS untuk disahkan menjadi undang-undang oleh pemerintahan George Bush, penolakan terhadap paket penyelamatan ekonomi itu justru datang dari anggota DPR AS yang berasal dari Partai Republik.

Alasannya, dalam faham dan praktik kapitalisme, penyelesaian terhadap setiap kemelut ekonomi dan keuangan dilakukan melalui mekanisme pasar. Negara dan pemerintah tidak perlu campur tangan. Anehnya, Presiden Amerika George W Bush yang nota bene dari Partai Republik menghendaki krisis keuangan di negaranya perlu segera diatasi dan untuk itu perlu intervensi pemerintah melalui pengorbanan seluruh warga AS sebagai pembayar pajak.

Sebenarnya, sandiwara apa yang sedang dimainkan elite politik di Negeri Paman Sam itu?. Apakah ini merupakan bagian dari upaya cuci tangan dari Presiden George W Bush untuk menutup kegagalannya dalam mengelola ekonomi AS?

Di satu sisi, George Bush cepat dan pandai memutuskan untuk menyerang Irak dengan dalih untuk menumpas kelompok teroris Al-Qaeda. Namun di sisi lain, dia juga seolah tidak peduli dengan anggaran negaranya yang membengkak, antara lain gara-gara agresi ke Irak itu. Wajar kalau kemudian kondisi keuangan negeri Paman Sam itu mengalami defisit ganda, yakni defisit anggaran dan perdagangan.

Di akhir masa jabatannya, sangat boleh jadi Presiden Bush dengan sengaja ingin menyerahkan beban krisis keuangan AS kepada Barack Obama dari Partai Demokrat, yang saat ini sepertinya sudah “memenangkan” persaingan dengan lawannya John McCain meskipun Pemilu di AS baru akan dilakukan 4 November mendatang.

Merasa koleganya McCain dari Partai Republik tidak cukup tangguh untuk bersaing dengan Obama, sangat boleh jadi George Bush bekerja sama dengan kelompok kepentingan yang bercokol di pasar finansial AS untuk menggelembungkan harga-harga saham di Bursa Wall Street maupun harga komoditas di Bursa Berjangka New York.

Sebelum lembaga-lembaga keuangan di AS berguguran, harga minyak dunia naik luar biasa di luar batas kewajaran. Bahkan pernah menyentuh angka 140 dollar AS per barrel. Demikian juga dengan harga saham-saham sektor energi dan tambang meroket.

Berbagai kalangan sebelumnya sudah menduga bahwa kenaikan harga-harga di bursa berjangka maupun Wall Street akibat ulah hedge fund. Benar saja, tidak lama kemudian akibat ulah hedge fund dan menggelembungnya perekonomian di Amerika, sejumlah lembaga keuangan di Amerika bertumbangan.

Seolah serba kebetulan, krisis keuangan di AS ini justru terjadi sebelum Pemilu di negera itu digelar 4 November 2008. Dengan demikian, George W Bush agak terselamatkan karena dia tidak perlu mempertanggungjawabkan kegagalannya dalam mengelola ekonomi negara, karena sebentar lagi dia akan lengser melalui mekanisme suksesi yang memang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Bush beda dengan Soeharto

Seandainya kejadiannya seperti di Indonesia, bisa jadi Bush akan bernasib sama dengan Soeharto yang dilengserkan di “tengah jalan” pada bulan Mei 1998. Krisis ekonomi di Indonesia waktu itu berkembang menjadi krisis politik dan sosial. Krisis ekonomi di negara kita yang berkepanjangan juga tidak terlepas dari peran lembaga keuangan dunia seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) yang salah dalam mendiagnosa dan memberikan obat terhadap penyakit ekonomi yang diderita Indonesia.

Setelah 10 tahun berlalu, kini giliran Amerika tempat bercokolnya Kantor IMF dan Bank Dunia, yang merasakan krisis seperti yang dialami Indonesia. Tentu saja nilai kerugian akibat krisis keuangan di AS jauh lebih besar, dan dampaknya juga sangat luas. Saat ini sekurang-kurangnya sudah ada 760.000 orang di AS yang kehilangan pekerjaan sebagaimana disampaikan Gubernur Ohio Ted Strickland.

Becermin pada kejadian di AS, masihkah negara kita akan tetap menerapkan sistem ekonomi pasar seperti di Negeri Paman Sam. Kita semua sudah maklum bahwa praktik ekonomi dan kegiatan bisnis di Indonesia sudah mengacu pada mekanisme pasar bebas. Itu tidak hanya terjadi di pasar modal dan pasar uang, tetapi juga sudah merasuk ke hampir semua kegiatan usaha di sektor riil.

Bukan hanya batik dari China, sebelumnya pemerintah juga pernah mengimpor beras yang nota bene merupakan komoditas utama bangsa ini. Sementara China sendiri sekarang telah menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia disamping India.

Meskipun sebelumnya China ditekan Amerika untuk melepas sistem mata uangnya ke pasar bebas, namun negeri itu tetap bersikukuh mematok (peg) mata uangnya. Sekali lagi, kalau elite negeri ini ingin menyejahterakan rakyatnya, tidak cukup berorasi dan berjanji menjelang Pemilu, tetapi harus diikuti upaya nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kalau para elite politik di Tanah Air masih ingin melanggengkan nafsu berkuasa dan mengeruk kekayaan melalui jabatannya masing-masing, baik di struktur birokrasi maupun melalui infrastruktur politik, mereka harus siap-siap ditinggalkan masyarakat.

harGa Minyak tuRun nha!!!

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

LONDON, SABTU - Harga minyak tenggelam di bawah 80 dolar per barel pekan ini dan berbagai komoditas terpukul oleh jatuhnya pasar saham global, namun emas menikmati keuntungan akibat statusnya sebagai taruhan yang aman saat ekonomi sedang bergejolak.

“Prospek yang memburuk bagi pertumbuhan dunia kini mengarah pada koreksi tajam pada harga berbagai komoditas,” tulis para analis Deutsche Bank dalam laporan riset mereka kepada nasabah.

Namun demikian, logam-logam berharga merupakan tempat yang bersinar, karena para investor mencari perlindungan bagi uang tunai mereka dari tumbangnya pasar saham.

Harga minyak mentah anjlok ke rekor terendah dalam setahun terakhir Jumat, pada posisi 75 dolar di London, di tengah rontoknya bursa saham global yang memicu kecemasan atas permintaan akan energi, kata para pedagang.

Badan Energi Internasional (IEA) juga memperingatkan bahwa ancaman resesi dan krisis finansial yang berlangsung saat ini akan mengikis permintaan minyak dan menyebabkan mundurnya investasi di berbagai lapangan minyak baru.

Harga minyak mentah Brent Laut Utara merosot hingga ke posisi 75 dolar per barel, seperti yang pernah terjadi pada 12 Oktober 2007, ketika para pedagang memberi respon atas ulangan bergugurannya pasar saham dunia.

Harga minyak light sweet yang menjadi patokan pasar New York jatuh ke posisi terendah dalam setahun ini di level 78,61 dolar per barel. Dalam sepekan ini saja, harga minyak telah anjlok sebesar 14 dolar.

Perlindungan yang aman

Harga emas terus menggeliat, memperlihatkan kekuatannya sebagai tempat berlindung yang aman dari berbagai gejolak.

“Dalam suasana seperti ini, fundamental berupa permintaan dan penawaran bukan masalah yang besar,” kata Peter Fertig, analis dari Dresdner Kleinwort.

“Banyak investor memandang emas sebagai satu-satunya perahu penyelamat di laut yang bergelora.”

Di pasar London, harga emas melonjak menjadi 900,50 dolar per ons, padahal pada penutupan Jumat pada sepekan sebelumnya harganya masih 828 dolar.

Logam berharga berwarna kekuningan-kuningan itu, yang biasanya digunakan untuk membuat permata, dimanfaatkan dalam kedokteran gigi dan elektronika, tetap di bawah rekor tertingginya 1.032,70 dolar per ons, yang dicapai pada 17 Maret, empat hari setelah berhasil menembus angka psikologis 1.000 dolar untuk pertama kalinya.

F0rd banGkrut??

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

TOKYO, SABTU — Perlambatan ekonomi karena krisis finansial global pada gilirannya merambah industri otomotif. Di Jepang, misalnya, Sabtu (11/10), Ford Motor sudah mempertimbangkan bakal melepas 20 persen sahamnnya di Mazda. Seperti diketahui, Ford memiliki 33,4 persen saham di Mazda.

Rencana Ford adalah melakukan pendekatan dengan produsen otomotif lainnya seperti Toyota, Honda, Nissan, dan Mitsubishi untuk penawaran saham tersebut. Kabarnya, Mazda tertarik membesut 20 persen saham itu.

Seturut catatan, Mazda mempunyai kapitalisasi sekitar 408,5 miliar yen atau setara dengan 4,1 miliar dollar AS. Dari angka itu, diperkirakan nilai saham Ford seluruhnya sekitar 1,36 miliar dollar AS.

Tak cuma Ford yang gentar terhadap ancaman penurunan penjualan gara-gara krisis tersebut. General Motors, pesaing Ford, juga saat ini mulai menerapkan pengelolaan keuangan teramat hati-hati.

Secara total, Ford yang sahamnya merosot ke posisi terendah sejak 26 tahun silam di angka 2 dollar AS per lembar memetakan kerugian bersih 8,7 miliar dollar AS pada kuartal kedua tahun ini. Makanya, di Amerika Serikat bagian utara, Ford mulai mengonversi produksi truk dengan kendaraan hemat energi.

Sementara itu, para produsen otomotif di Amerika Serikat kehilangan perolehan penjualan 17 persen pada sembilan bulan pertama tahun ini. Biang keladi kerugian adalah menurunnya penjualan truk kelas besar seri F bak terbuka.

Pada bagian lain, General Motors sejak awal berencana membicarakan untuk mendapatkan Chrysler LLC. Tapi, pembicaraan masih tertunda.

Bush ‘ikut-ikut’ SBY “bersama kita bisa!!!”

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

WASHINGTON, JUMAT – Presiden AS George Walker Bush mencoba menenangkan gejolak pasar dengan menyatakan bahwa pemerintah AS telah memiliki alat yang ampuh untuk mengatasi krisis keuangan di AS yang dampaknya mendunia. Tapi, ia juga tak menampik bahwa untuk mengatasinya tak bisa sendirian, melainkan bersama-sama negara maju lainnya. Mirip slogan SBY, “Bersama Kita Bisa.”

“Pemerintah AS sedang betindak. Kami akan terus bekerja untuk mengatasi krisis ini dan mengembalikan stabilitas pasar,” ujar Bush dalam konferensi pers di Taman Mawar Gedung Putih, Jumat (10/10).

Ia mengatakan Departemen Keuangan AS akan bekerja secepatnya untuk mengimplementasikan dana talangan sebesar 700 miliar dollar AS yang disetujui Kongres seminggu lalu. Komisi Bursa Saham AS (SEC) juga sudah mengingkatkan pengawasannya untuk mengatasi manipulasi transaksi di bursa.

Selain itu, Pemerintah AS juga sedang bekerja sama dengan mitra-mitranya di seluruh dunia untuk keluar dari krisis keuangan global. Delegasi dari negara-negara maju akan melakukan pertemuan di AS untuk membahas solusi terhadap krisi tersebut.

Menteri-menteri keuangan dan kepala bank sentral dari negara G-7, masing-masing AS, Jepang, Inggris, Jerman, Italia, dan Kanada, dijadwalkan menggelar pertemuan di Washington akhir pekan ini. Bush juga akan bertemu para delegasi, Sabtu (11/10).

“Dengan cara ini, dunia mengirimkan sinyal yang tidak salah. kami di sini bersama dan kami akan melaluinya bersama,” ujar Bush. Jumat (10/10) pagi waktu Washington, Bush juga direncanakan melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana menteri Australia Kevin Rudd untuk membicarakan krisis finanasial dunia.

Ia memahami, krisis telah membuat kegelisahan pasar baik investor maupun masyarakat umumnya. Namun, menurutnya, kegelisahan itu hanya akan menambah parah krisis tersebut. Ia menekankan bahwa program penyelamatan khusus di sektor keuangan dilakukan secara agresif.

“Kita dapat mengatasi krisis ini dan kita bisa,” ujar Bush.

VenezueLa tutup 115 caBanG McDonaLd’s

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

VENEZUELA, SABTU — Satu lagi langkah mengejutkan diambil Pemerintah Venezuela, yakni menutup seluruh cabang restoran asal Amerika Serikat, McDonald’s, yang tersebar di berbagai kota di negara itu.

Sebanyak 115 cabang restoran McDonald’s di Venezuela ditutup dalam waktu 48 jam sejak Kamis hingga Sabtu ini dengan alasan ketidakteraturan dalam pengutipan pajak, demikian dilaporkan sejumlah media massa terkemuka dunia, Jumat malam.

Pejabat perpajakan Venezuela, Jose David Cabello, mengatakan, restoran AS tersebut tidak konsisten dalam penghitungan pajak mereka. Presiden Venezuela Hugo Chavez adalah seorang pengkritik pedas bagi AS dan bulan lalu telah mengusir diplomat AS dari negaranya.

Sejak memenangi pemilu 10 tahun lalu, Chavez telah menaikkan pajak-pajak dan sering menutup sementara perusahaan-perusahaan dengan tuduhan gagal bayar.
Pemerintah Venezuela baru-baru ini juga menutup sementara kantor-kantor Pepsi yang dioperasikan oleh sebuah konsorsium lokal.

Chavez juga telah mengambil sikap terhadap perusahaan-perusahaan minyak AS, menasionalisasi perusahaan-perusahaan lokal, dan mengejar persaingan terbuka dengan Exxon Mobil.

Dalam bulan-bulan lalu, dua negara Amerika Latin, Venezuela dan Bolivia, telah mengusir duta besar AS dari negaranya. Chavez waktu itu mengumumkan telah mengusir Duta Besar AS Patrick Duddy dari Venezuela dan menyatakan akan menarik duta besarnya di AS. Washington merespons “serangan” itu dengan melakukan hal yang sama dan membekukan aset-aset bantuan bagi Presiden Chavez.

David Archuleta – Crush

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

CRUSH

I hung up the phone tonight

Something happened for the first time

Deep inside

It was a rush, what a rush

Cause the possibility

That you would ever feel the same way

About me

It’s just too much, just too much

.

Why do I keep running from the truth?

All I ever think about is you

You got me hypnotized, so mesmerized

And I just got to know

.

Chorus:

Do you ever think

When you’re all alone

All that we can be

Where this thing can go

Am I crazy or falling in love?

Is it real or just another crush

Do you catch a breath?

When I look at you

Are you holding back?

Like the way I do

Cause I’m tryin’, tryin’ to walk away

But I know this crush ain’t goin’ away

Yeah, yeah yeah yeah

Goin’ away

Yeah yeah yeah yeah

.

Has it ever cross you mind

When were hangin’, spending time girl,

Are we just friends?

Is there more, is there more

See it’s a chance we’ve gotta take

‘Cause I believe that we can make this into

Something that will last, last forever, forever

.

Back to Chorus

.

Why do I keep running from the truth

All I ever think about is you

You got me hypnotized, so mesmerized

And I just got to know

Do you ever think

When you’re all alone

All that we can be

Where this thing can go

Am I crazy or falling in love

Is it real or just another crush

Do you catch a breath

When I look at you

Are you holding back

Like the way I do

Cause I’m tryin’, tryin’ to walk away

But I know this crush ain’t goin away

Yeah, yeah, yeah, yeah

Goin’ away

Yeah, yeah, yeah, yeah

.

(Goin’ away yeah, yeah, yeah, yeah)

Do you ever think

When you’re all alone

All that we can be

Where this thing can go

(Goin’ away yeah, yeah, yeah, yeah)

Do you catch a breath?

When I look at you

Are you holding back?

Like the way I do

.

Cristian0 RonaLd0 ( CR7 )

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

Emosi yang mudah meledak dan temperamen yang keras adalah ciri pemain sepakbola muda kelahiran Madeira Portugal ini. Namun, berkat kekerasan hatinya itu juga, ia mampu membalikkan cercaan dan cemoohan menjadi pujian setinggi langit. Itulah sosok seorang Cristiano Ronaldo, pemain sepakbola nasional Portugal dan klub Manchester United Inggris.

Ya, pria kelahiran 5 Februari 1985 ini memang mampu mengubah cercaan publik Inggris, akibat kasus dengan rekan setimnya Wayne Rooney pada piala dunia 2006 lalu, menjadi pujian. Saat itu Ronaldo dituduh memprovokasi wasit sehingga membuat Rooney diganjar kartu merah sehingga harus keluar lapangan. Namun, berkat kerja keras, kemauan kuat untuk terus memperbaiki skill individu, latihan terus menerus, serta kekerasan hati untuk tidak memedulikan suara sumbang di sekitarnya, Ronaldo mampu mengatasi semua tekanan itu. Meski masih muda, ia dapat mengendalikan egonya untuk terus berbuat yang terbaik bagi klubnya sehingga fans yang tadinya mencemooh kini balik mendukungnya. “Pada masa itu saya hanya memikirkan bagaimana berlatih dan terus memperbaiki skill saya. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi saat itu, karena itu saya hanya memastikan bahwa saya akan terus mempertahankan performa saya dan meningkatkan kemampuan,”sebut Ronaldo mengenang masa suram itu.

Kini, berkat prestasinya, yakni mengemas gol-gol penting untuk memenangkan klubnya, ia terus mendapat pujian dari banyak pihak. Bahkan, seterunya saat kejadian piala dunia lalu, Wayne Rooney, mengatakan bahwa Ronaldo sepantasnya dijuluki sebagai pemain terbaik dunia saat ini.

Bakat besar Ronaldo di sepakbola sebenarnya mulai diasah sejak usia delapan tahun. Kala itu, talenta luar biasa pria bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro langsung tercium oleh para pemilik klub di Portugal. Karena itu, tak lama ia langsung ditarik menjadi anggota klub yunior Andorinha, tempat ayahnya bekerja sebagai penyedia perlengkapan. Dua tahun kemudian, kegigihannya berlatih membuat beberapa klub tertarik padanya, diantaranya CD Nacional yang kemudian berhasil diantarkannya menjadi juara sebuah kejuaraan nasional. Berkat prestasi itu, dua tahun kemudian ia langsung direkrut Sporting Lisbon, klub terkenal asal Portugal.

Dari sana, jalannya untuk jadi pemain sepakbola kelas dunia makin terbuka. Apalagi sejak ia memperkuat tim nasional Portugal U-17, beberapa klub dunia mulai tertarik padanya. Salah satunya, yakni Manchester United yang berhasil mendapatkannya senilai 12,24 juta pound atau hampir sekitar 200 miliar pada saat ia masih berusia 18 tahun!
Tidak tanggung-tanggung, klub terbesar Inggris itu juga memberinya nomor punggung keramat, yakni nomor tujuh, nomor yang selama ini dipakai beberapa legenda klub tersebut seperti George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, dan David Beckham.

Saat ini, pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, juga selalu mempercayakan tempat utama di tim berjuluk Setan Merah itu. Sebab, Ferguson menilai bahwa Ronaldo adalah pemain multitalenta. Ia bagus saat bermain sebagai gelandang serang, pemain sayap, bahkan menjadi striker jika dibutuhkan. Tak heran, berkat kemampuan dan prestasi yang terus ditunjukkan, gajinya kini naik berlipat. Pada usianya yang masih 22 tahun, ia sudah memiliki gaji sekitar 1,9 miliaran per minggu!

Dengan berbagai prestasi dan pendapatan yang sangat tinggi itu, rupanya ia juga tetap tak melupakan sisi kemanusiaan. Salah satunya yang mungkin tidak bisa dilupakan publik Indonesia adalah kedatangannya ke Indonesia beberapa waktu lalu untuk memberikan sumbangan pada seorang anak korban tsunami Aceh bernama Martunis. Ia merupakan salah satu orang pertama yang menggerakkan rekan-rekannya sesama pemain bola untuk membantu korban bencana tsunami di Aceh, hanya karena ia melihat seorang bocah Aceh yang jadi korban mengenakan kostum tim nasional sepakbola Portugal. Begitulah, meski dikenal keras hati dan temperamental, seorang Ronaldo juga punya belas kasih dan jiwa penolong di hatinya.

Kekerasan hati jika mampu dikendalikan dengan benar justru bisa sarana untuk terus memompa semangat guna memperbaiki diri dan mengoreksi kesalahan serta berbuat baik bagi sesama.

BiLL Gates

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

Jika mendengar nama ini, orang akan langsung ingat dua hal, yakni Microsoft dan kekayaan. Yah, memang tak bisa dimungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua sekalipun. Konon, kekayaannya mencapai 71% nilai anggaran belanja negara kita, yakni lebih dari Rp500 triliun. Sungguh fantastis!

Tapi, semua itu tentu melalui proses panjang. Semua berawal dari impian Bill Gates saat masih muda. Ketika itu, sekitar tahun 70-an, ia yang hobi mengutak-atik program komputer memimpikan bisa menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja.

Kelahiran Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank ini memang terkenal cukup ambisius. Pada saat masih sekolah dasar, semangatnya yang cenderung menyulitkannya dalam pergaulan membuat orang tuanya memindahkan sekolahnya ke sekolah unggulan khusus laki-laki di Lakeside School. Di sekolah itulah ia pertama kali berkenalan dengan dunia yang mengantarkan pada bakatnya di bidang pemrograman. Saat itu ia mengenal mesin teletype, semacam mesin ketik yang bisa diberi program sederhana. Dari mesin itu, kemudian dia mulai menguasai dengan baik bahasa pemrograman BASIC. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar program dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut.

Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya saat kuliah di Universitas Harvard. Namun, saat kuliah di universitas elit di Amerika itu, lagi-lagi ambisi Bill Gates membuatnya lebih memilih untuk mewujudkan impiannya, dibandingkan harus menyelesaikan studi. Ia memilih drop out dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan ambisinya.

Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi pasti hobinya membuat program telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Ia kemudian juga bertemu dengan Paul Allen, rekan yang kemudian turut membantunya mewujudkan impian menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Duet mereka banyak menghasilnya program-program unggulan, salah satunya MS-DOS yang kemudian banyak dipakai sebagai software di berbagai komputer.

Berbagai inovasi tak henti dilakukannya. Hasilnya? Seperti yang dilihat banyak orang saat ini. Impian Bill Gates telah menjadi nyata. Hampir setiap rumah, kini mempunyai komputer. Dan, hebatnya, sistem operasinya kebanyakan menggunakan produk Microsoft. Inilah yang membuat pundi-pundinya terus mengembang.

Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan bentukan Gates ini digunakan untuk berbagai kegiatan sosial. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit seperti AIDS dan berbagai penyakit lainnya, hingga memerangi kelaparan dan kemiskinan. Tak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini menyumbangkan lebih dari US$ 5 miliar untuk kepentingan yayasan ini. Sebuah sumbangan terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial.

Sebuah impian, jika disertai dengan keyakinan kuat dan kerja keras, serta dilandasi komitmen perjuangan tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Bill Gates adalah bukti nyata bahwa impiannya yang pernah dianggap mustahil, kini mampu diwujudkannya. Nilai keyakinan dan perjuangan inilah yang bisa kita contoh dalam kehidupan kita. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk berbagi juga bisa dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti jika kita bisa saling berbagi.

‘vaL3′ Rossi

Oktober 11, 2008 oleh r3almich3ll

Jika di Formula One kita mengenal Michael Schumacher sebagai sang legenda, maka di lomba balap motor pun ada jawaranya. Grand Prix Moto GP mencatat Valentino Rossi sebagai seorang master di balap motor ini. Pria kelahiran Urbino, Italia, 16 Februari 1979 ini berhasil menorehkan tinta emas di dunia balap motor dengan membukukan tujuh gelar juara dunia, sekali di kelas 125 cc, sekali di kelas 250 cc, dan lima kali di kelas puncak 500 cc dan MotoGP.

Bakat pria berusia 29 tahun ini sudah terlihat sejak kecil. Ketika anak-anak seusia asyik dengan mainannya, Rossi sudah bermain dengan motor balap sungguhan. Mental juaranya sudah terasah sejak usia dini. Di usia sepuluh tahun, bahkan Rossi sudah menjuarai kejuaraan gokart regional dengan mengalahkan lawan-lawannya yang berusia jauh di atasnya.

Pada usia baru menginjak 14 tahun, Rossi juga sudah menjadi juara balap nasional Italia di kelas 125 cc. Kemudian, pada tahun 1998 Rossi naik kelas di kategori 250 cc. Pada tahun pertama ia langsung menjadi runner-up. Perkembangan pesat hasil latihan kerasnya kemudian segera mengantarkan Rossi naik ke kelas internasional. Ia pun menjajal MotoGP kelas 125 cc. Tak perlu menunggu lama, setahun berikut ia sudah naik podium sebagai juara dunia kelas 125 cc.

Perkembangan karier Rossi melaju sangat pesat. Tahun 2000, penyuka tantangan ini menjajal kelas utama 500 cc. Prestasinya langsung menghebohkan publik dengan juara dunia kelas 500 cc di tahun kedua. Selama tiga tahun berturut-turut Rossi mempertahankan gelarnya di kelas utama bersama Honda.

Menurut Rossi kunci kemenangannya adalah ketenangan dan menjadi pemikir. “Di balap 500 cc kita tidak butuh superhero. Yang kita perlukan cuma tenang, kalem, dan pemikir seperti dokter,”ucapnya. Dengan ketenangan itulah, berkali-kali ia sering memperlihatkan aksi “akrobatik” saat hendak terjatuh atau saat menyalip lawan di tikungan.

Pada akhir musin 2003, Rossi memutuskan untuk meninggalkan tim Honda dan bergabung dengan tim Yamaha, yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalapnya Wayne Rainey. Awalnya, ia disangsikan bisa meneruskan kejayaannya saat masih di tim lama karena memang performa Yamaha dianggap masih sekelas di bawah Honda.

Tapi, bukan Rossi namanya jika tak mampu menaklukkan tantangan. Ia membuktikanb bahwa mesin hanyalah alat, dan oranglah-yakni dirinya sebagai pembalap-yang menentukan menang dan kalah. Dan, ia pun membuktikan semua omongannya. Tim Yamaha mampu diangkatnya ke pentas juara sehingga ia dijuluki The Doctor. Bersama tim Yamaha, Rossi berhasil membuktikan dirinya tetap menjadi yang terdepan dengan menjadi juara dunia tahun 2004 dan 2005.

Rossi merupakan sosok yang menyukai tantangan. Kepindahannya ke Yamaha memberikan tantangan tersendiri baginya. Motivasi untuk mengatasi tantangan membuat Rossi selalu berjaya di setiap kelas dan tim yang digelutinya. Ia merupakan sosok yang dinamis yang tak pernah berhenti dan merasa puas dengan pencapaiannya. Tantangan apapun yang ada di depannya pasti akan dikejarnya.

Menyukai tantangan dan tidak patah semangat adalah kunci keberhasilan dari seorang Valentino Rossi. Ia mampu membuktikan dirinya sebagai yang terdepan di arena balap MotoGP. Tekad dan pemikiran yang matang membuat namanya semakin berkibar di dunia internasional. Kisah perjalanan Valentino Rossi yang layak diacungi jempol dan diteladani. Luar biasa!